Pernah merasa sulit berkata tidak, terlalu memikirkan reaksi orang lain, atau merasa tidak tenang ketika seseorang terlihat berubah sikap?
Kadang, kebiasaan menyenangkan orang lain terlihat seperti kebaikan.
Namun perlahan, kebiasaan itu bisa membuat seseorang mengabaikan perasaan sendiri, menekan keinginan pribadi, dan hidup terlalu lama dalam rasa takut mengecewakan.
Buku Are You Mad at Me? karya Meg Josephson, LCSW mengajak pembaca memahami bahwa people pleasing bukan sekadar sifat “terlalu baik”.
Dalam banyak kasus, itu adalah cara bertahan hidup yang dipelajari sejak lama agar seseorang merasa aman, diterima, dan tidak ditinggalkan.
Dengan pendekatan psikoterapi yang hangat, kisah pribadi yang menyentuh, studi kasus klien, serta latihan reflektif yang menggugah, buku ini membantu pembaca melihat pola lama yang mungkin selama ini membuat hidup terasa sempit.
Bayangkan hidup dengan lebih lega. Tidak selalu merasa harus menyenangkan semua orang.
Tidak terus-menerus membaca suasana hati orang lain. Tidak lagi menjadikan penerimaan orang lain sebagai ukuran nilai diri.
Buku ini membantu Anda memahami mengapa seseorang bisa terbiasa mengorbankan diri demi menjaga hubungan, lalu perlahan belajar hadir di masa kini dengan lebih sadar, lebih berani, dan lebih berdaya.
Are You Mad at Me? cocok untuk siapa pun yang ingin membangun batas yang lebih sehat, memahami luka lama dengan lebih lembut, dan mulai hidup tanpa terus dikendalikan oleh rasa takut membuat orang lain kecewa.
Miliki buku Are You Mad at Me? sekarang, dan mulai temukan keberanian untuk tetap baik tanpa harus kehilangan diri sendiri.