Pernah merasa pikiran berjalan sendiri, emosi datang tiba-tiba, dan tindakan terjadi tanpa benar-benar Anda kendalikan?
Kita sering menyalahkan keadaan, padahal kunci sesungguhnya ada pada cara kita memahami hubungan antara kesadaran dan tubuh.
Di sinilah Dinamika Pikiran, Emosi, dan Tindakan membuka wawasan yang jarang disentuh secara mendalam.
Melalui pemikiran tajam William James, Anda diajak menelusuri bagaimana penalaran bekerja sebagai proses seleksi, memilih gagasan paling tepat sebelum bertindak.
Gerak bukan sekadar respons spontan, melainkan terhubung dengan mekanisme ideo-motor yang berakar pada pengalaman.
Insting manusia ternyata saling berkompetisi hingga membentuk kebiasaan, sementara emosi dipahami sebagai kesadaran reflektif atas perubahan fisiologis yang terjadi setelah kita memersepsikan suatu peristiwa.
Buku ini tidak berhenti pada teori. Gagasan tentang kehendak sebagai perhatian yang dipertahankan terasa semakin relevan di era digital yang penuh gangguan.
Anda akan melihat bagaimana fokus dapat dilatih, bagaimana bias dan keraguan dikenali, serta bagaimana pengendalian diri dibangun secara sadar dan sistematis.
Bayangkan mampu memahami mengapa Anda bereaksi dengan cara tertentu, lalu secara perlahan mengambil kembali kendali atas keputusan dan tindakan Anda.
Kerangka analitis dalam buku ini membantu Anda membaca diri sendiri dengan lebih jernih, sekaligus memperkaya cara berpikir dalam psikologi terapan dan filsafat tindakan.
Jika Anda ingin memahami dinamika batin secara lebih ilmiah, mendalam, dan relevan dengan kehidupan modern, inilah bacaan yang akan memperluas perspektif Anda.
Dapatkan Dinamika Pikiran, Emosi, dan Tindakan sekarang, dan mulai melihat diri Anda dengan cara yang benar-benar baru.