Pernahkah Anda bertanya, apa sebenarnya hakikat realitas?
Apakah dunia ini berdiri sendiri, atau ada prinsip tertinggi yang menjadi sumber keteraturannya?
Di balik rutinitas harian, ada pertanyaan-pertanyaan mendasar yang sering terabaikan, namun menentukan cara kita memahami hidup.
Dalam Diskursus Tentang Metafisika, Imam al-Ghazali mengawali pembahasan dengan mengurai klasifikasi pengetahuan sebagai fondasi untuk memahami realitas dan eksistensi.
Dari sana, ia menuntun pembaca menelusuri hubungan antara metafisika, naturalisme, dan teologi, hingga tergambar pemahaman menyeluruh tentang Tuhan dan alam semesta.
Pemikiran al-Ghazali tidak berhenti pada konsep abstrak. Ia mengeksplorasi dimensi-dimensi eksistensi seperti substansi dan aksiden, yang universal dan partikular, potensi dan aktualitas.
Setiap uraian disusun sistematis, menghadirkan sintesis filsafat yang mendalam namun tetap terarah.
Pada bagian akhir, pembahasan bergerak menuju tindakan Tuhan dalam penciptaan alam semesta.
Dalam kerangka kosmologi, dunia bawah dan dunia atas dijelaskan dalam keteraturan yang berporos pada prinsip utama: Tuhan.
Di sinilah pembaca diajak memahami bahwa realitas bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari tatanan yang memiliki makna.
Buku ini bukan sekadar telaah filsafat klasik, tetapi pintu masuk untuk memperluas cara pandang tentang eksistensi.
Ia mengajak pembaca berpikir lebih jernih, lebih dalam, dan lebih utuh.
Ditujukan bagi siapa pun yang ingin memperkaya wawasan intelektual dan spiritual, karya ini menghadirkan refleksi yang relevan lintas zaman.
Saatnya menyelami esensi keberadaan dengan pemikiran yang sistematis dan mendalam.
Dapatkan Diskursus Tentang Metafisika sekarang dan temukan perspektif baru tentang realitas dan eksistensi.