Saat langit tertutup asap, aktivitas sehari-hari ikut berubah.
Penerbangan terganggu, warga membatasi kegiatan di luar rumah, dan pertanyaan yang sama muncul kembali: mengapa kebakaran lahan gambut begitu sulit ditangani?
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan pada 2015 menjadi titik berangkat buku Kebakaran Lahan Gambut karya Muhammad Noor.
Melalui berbagai dampak dan pandangan yang menyertainya, buku ini mengajak pembaca melihat persoalan gambut dari sisi lingkungan, kehidupan masyarakat, hingga kerugian ekonomi.
Di balik berita tentang titik api, ada keputusan tentang pemanfaatan lahan dan upaya pencegahan yang perlu dipahami.
Buku ini memberi bahan untuk melihat hubungan di antaranya dengan lebih utuh, terutama bagi pembaca yang tertarik pada isu lingkungan dan masa depan pengelolaan lahan Indonesia.
Kebakaran mungkin terjadi di satu wilayah, tetapi dampaknya dapat dirasakan jauh melampaui wilayah tersebut. Memahami persoalannya adalah langkah awal untuk mengikuti diskusinya dengan lebih jernih.