Kita hidup di zaman ketika teknologi melesat, kecerdasan buatan berkembang, dan nilai-nilai lama mulai dipertanyakan.
Namun satu pertanyaan jarang diajukan: apakah kecerdasan kita sendiri cukup lentur untuk menghadapi perubahan itu?
Dalam buku Masa Depan Kecerdasan, Vernon Lee menghadirkan gagasan visioner tentang kecerdasan sebagai sesuatu yang hidup, dinamis, dan terus bertransformasi.
Melalui simbol mitologi Proteus yang selalu berubah bentuk, Lee menggambarkan kecerdasan sebagai kekuatan yang adaptif, responsif terhadap budaya, teknologi, dan pilihan etis manusia.
Buku ini mengajak Anda melihat bahwa kecerdasan bukan sekadar angka atau skor. Ia bukan sesuatu yang kaku dan terbatas.
Kecerdasan sejati adalah kesadaran yang terlibat dengan realitas, berani mengevaluasi dogma lama, dan tumbuh bersama perubahan zaman.
Di tengah perbincangan modern tentang AI dan masa depan manusia, pemikiran Vernon Lee terasa semakin relevan.
Ia menunjukkan bahwa perkembangan intelektual seharusnya berjalan seiring dengan kemajuan moral dan estetika.
Ketika kesadaran meningkat, masyarakat pun terdorong untuk memprioritaskan kemanusiaan dan kesejahteraan bersama.
Masa Depan Kecerdasan bukan sekadar bacaan filosofis.
Ia adalah undangan untuk memperluas cara Anda memandang diri sendiri, dunia, dan tanggung jawab etis di tengah perubahan yang tak terelakkan.
Jika Anda ingin memahami bagaimana kecerdasan dapat menjadi kekuatan yang membebaskan dan memanusiakan, inilah buku yang tepat untuk Anda.
Miliki sekarang dan mulailah menumbuhkan kecerdasan yang bukan hanya cerdas, tetapi juga bijak dan relevan untuk masa depan.